Macam-Macam Hama Pada Tumbuhan
http://saranghaeqoutes.blogspot.com/2016/03/macam-macam-hama-dan-penyakit-pada.html
1. Wereng
Wereng yaitu sejenis kepik yang menyerang tumbuhan dan
menyebabkan daun dan batang menjadi berlubang-lubang. Jika serangannya parah
maka daun akan berakibat menguning, kering, dan akhirnya mati. Wereng bisa
dikendalikan secara kimiawi, misalnya dengan penyemprotan menggunakan
insektisida. Menyemprot dengan pestisida harus menggunakan baju lengan panjang,
sarung tangan, penutup muka (masker), topi, sepatu, dan diupayakan tidak
melawan arah angin.
2. Gangsir
Gangsir ialah binatang yang sering menyerang tanaman
yang masih muda, misalnya pada tanaman yang baru dipindah dari persemaian.
Gigitan gangsir mengakibatkan tanaman mati karena batangnya putus atau
patah. Potongan pangkal batang itu biasanya tidak dimakan tapi hanya diputus.
Serangan gangsir biasanya terjadi pada malam hari. Gangsir membuat liang di
dalam tanah sampai kedalaman 90 cm dengan ciri khas ada onggokan tanah di
permukaan liang. Pencegahan yang bisa dilakukan antara lain dengan tidak
menanam bibit yang terlalu muda karena disukai gangsir. Adapun pengendalian
terhadap gangsir bisa dilakukan dengan menyiram larutan insektisida pada
liang gangsir kemudian ditutup dengan tanah.
3. Tikus
Tikus adalah hama tanaman yang sangat merugikan petani
karena mengakibatkan sebagai berikut Menyerang tanaman pada masa
persemaian, pertumbuhan, pembungaan, panen, hingga masa penyimpanan. Sulit
dikendalikan karena mempunyai daya adaptasi yang baik.Mempunyai kemampuan
berkembang biak yang tinggi dan penyebarannya cepat. Tikus betina bisa
melahirkan 4 sampai dengan 12 anak dalam satu siklus reproduksi. Memakan bagian
tanaman seperti biji-bijian, umbi tanaman, dan buah.
4.
Lalat buah
Lalat
buah biasanya menyerang pada tanaman pada waktu musim hujan. Lalat betina
menusuk buah-buahan dengan alat peletak telur untuk memasukkan telurnya ke
dalam daging buah. Telur akan menetas dan menjadi belatung yang memakan buah
tersebut sehingga buah akan busuk dan rusak.
Pengendalian
lalat buah bisa dilakukan dengan cara sebagai berikut. Sanitasi lingkungan
dengan membersihkan semua buah yang rontok. Pemasangan pada perangkap berupa
sex pheromon. Penyemprotan insektisida secara berselang-seling. Penyemprotan
ini dilakukan pada pagi hari ketika masih ada embun.
5.
Artona
Hama
ini temasuk lepidoptera (kupu yang merusak tanaman ketika stadia larva). Artona
menjadi hama bagi tanaman kelapa. Ulat yang baru menetas menyerang dengan
menimbulkan suatu gejala serangan titik-titik pada daun. Setelah agak besar,
ulat akan menimbulkan gejala serangan garis-garis pada daun.
Selanjutnya,
ulat yang cukup besar memakan daun kelapa berikut tulang daunnya sehingga daun
kelapa hanya tinggal lidinya saja. Pengendalian terhadap artona ini dilakukan
dengan memangkas daun kelapa yang sudah terserang agar ulat dan kepompongnya
ikut terbuang.
Jasa Pest Control Di Jagakarsa
Jasa Pest Control Di Kebayoran Baru
,
Jasa Pest Control Di Kebayoran
Lama,
Jasa Pest Control Di Mampang
Prapatan,
Jasa Pest Control Di Pancoran,
Jasa Pest Control Di Pasar
minggu,
Jasa Pest Control Di
Pesanggrahan,
Jasa Pest Control Di Setia
Budi,
Jasa Pest Control Di Tebet.
Hubungi :
021.22462013 / 081298350888
https://www.gurupendidikan.co.id/pengertian-dan-macam-hama-pada-tumbuhan/


Tidak ada komentar:
Posting Komentar