Rabu, 10 Oktober 2018

021.22462013 Pest Control Rumah Sakit di Cilandak, Jakarta Selatan

Macam-Macam Hama Pada Tumbuhan
 


http://saranghaeqoutes.blogspot.com/2016/03/macam-macam-hama-dan-penyakit-pada.html 


1. Wereng 


Wereng yaitu sejenis kepik yang menyerang tumbuhan dan menyebabkan daun dan batang menjadi berlubang-lubang. Jika serangannya parah maka daun akan berakibat menguning, kering, dan akhirnya mati. Wereng bisa dikendalikan secara kimiawi, misalnya dengan penyemprotan menggunakan insektisida. Menyemprot dengan pestisida harus menggunakan baju lengan panjang, sarung tangan, penutup muka (masker), topi, sepatu, dan diupayakan tidak melawan arah angin.





 2. Gangsir 



Gangsir ialah binatang yang sering menyerang tanaman yang masih muda, misalnya pada tanaman yang baru dipindah dari persemaian. Gigitan gangsir mengakibatkan tanaman mati karena batangnya putus atau patah. Potongan pangkal batang itu biasanya tidak dimakan tapi hanya diputus. Serangan gangsir biasanya terjadi pada malam hari. Gangsir membuat liang di dalam tanah sampai kedalaman 90 cm dengan ciri khas ada onggokan tanah di permukaan liang. Pencegahan yang bisa dilakukan antara lain dengan tidak menanam bibit yang terlalu muda karena disukai gangsir. Adapun pengendalian terhadap gangsir bisa dilakukan dengan menyiram larutan insektisida pada liang gangsir kemudian ditutup dengan tanah.





3. Tikus



Tikus adalah hama tanaman yang sangat merugikan petani karena mengakibatkan sebagai berikut Menyerang tanaman pada masa persemaian, pertumbuhan, pembungaan, panen, hingga masa penyimpanan. Sulit dikendalikan karena mempunyai daya adaptasi yang baik.Mempunyai kemampuan berkembang biak yang tinggi dan penyebarannya cepat. Tikus betina bisa melahirkan 4 sampai dengan 12 anak dalam satu siklus reproduksi. Memakan bagian tanaman seperti biji-bijian, umbi tanaman, dan buah.



4. Lalat buah

Lalat buah biasanya menyerang pada tanaman pada waktu musim hujan. Lalat betina menusuk buah-buahan dengan alat peletak telur untuk memasukkan telurnya ke dalam daging buah. Telur akan menetas dan menjadi belatung yang memakan buah tersebut sehingga buah akan busuk dan rusak.
Pengendalian lalat buah bisa dilakukan dengan cara sebagai berikut. Sanitasi lingkungan dengan membersihkan semua buah yang rontok. Pemasangan pada perangkap berupa sex pheromon. Penyemprotan insektisida secara berselang-seling. Penyemprotan ini dilakukan pada pagi hari ketika masih ada embun.

5. Artona

Hama ini temasuk lepidoptera (kupu yang merusak tanaman ketika stadia larva). Artona menjadi hama bagi tanaman kelapa. Ulat yang baru menetas menyerang dengan menimbulkan suatu gejala serangan titik-titik pada daun. Setelah agak besar, ulat akan menimbulkan gejala serangan garis-garis pada daun.
Selanjutnya, ulat yang cukup besar memakan daun kelapa berikut tulang daunnya sehingga daun kelapa hanya tinggal lidinya saja. Pengendalian terhadap artona ini dilakukan dengan memangkas daun kelapa yang sudah terserang agar ulat dan kepompongnya ikut terbuang.







Jasa Pest Control Di Jagakarsa
Jasa Pest Control Di Kebayoran Baru , 
Jasa Pest Control Di Kebayoran Lama,  
Jasa Pest Control Di Mampang Prapatan,
Jasa Pest Control Di Pancoran,
Jasa Pest Control Di Pasar minggu, 
Jasa Pest Control Di Pesanggrahan, 
Jasa Pest Control Di Setia Budi, 
Jasa Pest Control Di Tebet. 

Hubungi : 

021.22462013 / 081298350888
 
 atau kunjungi website kami di


https://www.gurupendidikan.co.id/pengertian-dan-macam-hama-pada-tumbuhan/


Tidak ada komentar:

Posting Komentar